Kasus Dugaan Pemalakan Turis

BIMA, Lakeynews.com – Pihak Bandara Muhammad Salahuddin Bima langsung bertindak. Mereka sigap menyikapi kasus pemalakan turis yang diduga dilakukan oknum porter dan sopir taksi bandara (oknum-oknum yang berlagak seperti preman, red) di bandara. Menyusul beredar dan viralnya video ulah “nakal” oknum-oknum tersebut di media sosial (medsos), beberapa hari terakhir.

“Sudah kami tindaklanjuti dengan pengurus koperasi sebagai wadah porter. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Polsek Bandara,” kata Kepala Bandara Muhammad Salahuddin Bima, I Kadek Yuli, pada Lakeynews.com, Sabtu (8/6/2019) petang.

(Baca juga: http://lakeynews.com/2019/06/07/video-oknum-porter-dan-preman-bandara-bima-diduga-palak-turis-viral-di-medsos/ )

Dia mengakui, selain oknum porter juga ada beberapa oknum sopir taksi bandara yang diduga terlibat dalam aksi pemalakan turis itu.

Bagaimana sikap pihak koperasi dan taksi bandara sebagai wadah porter?

“Pihak koperasi sudah memberhentikan sementara oknum porter tersebut. Itu sambil menunggu hasil penanganan kasus yang dilakukan Polsek Bandara (pihak kepolisian, red),” jawab Yuli.

Bagaimana dengan oknum sopir taksi bandara?

“Oknum sopir taksi-nya juga sudah diberhentikan sementara, juga sambil menunggu hasil Polsek Bandara,” sergah Yuli yang ternyata berlatar belakang jurnalis itu.

(Baca juga: http://lakeynews.com/2019/06/07/pihak-bandara-bima-dan-aparat-terkait-didesak-tindak-tegas-pemalak-turis/ )

Yuli berharap ke depan bandara yang dikelolanya terbebas dari noda akibat praktik-praktik demikian. “Semoga ke depannya tidak ada lagi yang seperti itu,” paparnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh konfirmasi dari pihak kepolisian. Pertanyaan yang dilayangkan Lakeynews.com via Japri WhatsApp ke Kapolres Bima Kabupaten AKBP Bagus Wibowo, belum sempat dibalas orang nomor satu di kepolisian wilayah Kabupaten Bima itu. (won)